Mengenai Saya

Foto saya
Ya Tuhanku jadikanlah aku dan anak cucuku orang – orang yang tetap mendirikan sholat,ya Tuhanku perkenankanlah doaku , ya Tuhanku beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan seluruh orang mukmin, pada hari terjadinya hisab. saya adalah sosok yang sederhana,semoga dapat cepat beradaptasi dengan lingkungan nya..yang paling penting adalah menjaga ukhuwah sesasamanya,karena dngan hidup rukun berdampingan,kita akan merasa nyaman,dapat beraktivitas dengan tanpa harus merasa cemas,takut,ataupun lain nya,,, .......

Selasa, 10 Mei 2011

Sapa sang malam

Wahai Pecandu sujud... Berlehalah pada udara pengabdian... Kemudian terlena pada detik-detik penghambaan... Ia memabukkanmu pada sebuah Cinta... Dan menerbangkanmu ke rengkuh kasih Sang Kekasih... Khawatirmu, dihilangkan... IA pula Menenangkan... Kau datang dengan tanya... Dan pergi tanpa hampa... Sebuah jawaban penyejuk... Dalam sebuah sujud... Dan tiada lagi ragu... Dan resah di hatiku...

Wahai kelana dunia... Tempalah raga pada 1/3 sunyi... Dengan mencabut darinya sebuah lelap... Dan merampas selembar kantuknya... Lalu paksakan jasad itu mendemonstrasikan cinta... Menampilkan atraksi rasa... Pada sebuah persinggahan rindu... Namun jangan biar raga bersendiri... Dalam persembahannya... Sandingkan ia dengan hati dan jiwa... Pada sebuah pelaminan hamba...

Bersama tarian sang hujan... Siapakah Fulan... Yang dibangunkan, kemudian tahajud? Siapakah Fulana, yang merendah mengharap hikmah dalam sujud? Fulan dan Fulana... Malam ini ada cinta di hati mereka... Terjalin pada sebuah titik rasa... Cita besar pada asa... Rindu syahdu dalam do'a... Fulan dan Fulana... Sedang jatuh cinta... Pada Sang Maha segala... Rabbanã... Aku juga ingin jatuh CINTA...

Sang gelap mengheningkan cipta... Dan kaca bening pecah berderai... Kesyahduan sunyi memaksa insani memerah rasa... Tak ingin jatuh pada kecewa... Melewati masa sepi tanpa arti... Sedangkan telah ditaburkan sejuta cinta pada lekuk-lekuk malam... Dan engkaulah pejuang... Segera kumpulkan cinta... Sebanyak kau bisa...

Duhai para pejuang... Derita bangun adalah pada deraan kantuk... Ia merayumu untuk mundur dan lelap... Malas adalah onak duri... Yang menghalangimu... Untuk menyerah dan lemah... Musuh jiwa adalah syaithan yang nyata... Mengiringmu untuk kalah dalam tidur yang lena... mereka harus kccewa malam ini... Sperti kemarin dan esok nanti... Bawa luka-luka perangmu... Dibiarkan Sang Maha Pnyembuh mengobatinya... Dengan Basuhan CINTA...

Mengalirkan do'a pada arus hening... Menghanyutkan asa di ombak sunyi... Menderaskan harap pada gelombang sepi... Hentilah di samudra ini... Pada ujung diam di tepi malam... Untuk menyelami samudra penghambaan...

Gelap ini hampir usai... Diputus terang... Senandung dzikir mengiring malam kembali keperaduan... Dan insan beriman... Sebaiknya menguatkan mujahadahnya... Untuk mencuri Perhatian Sang Maha Cinta... Dengan sujud-sujud menghamba... Agar kembali ke dunia insani... tanpa merugi... Dan DIA selalu menanti... Kita kembali... Menyerah diri...

Wahai Indonesia... Bangkitlah... Malam menyarumu tuk kembali mengukir asa... Akankah kau gores pada gelap... Sejarah indah tentang harapan... Ia mendayu pada kidung-kidung sunyi... Menguap menuju langit... Dan terungkap pintunya hanya dengan sujud... Sedangkan Palestina... melawan musuhnya... Dengan snjata do'a dan peluru tahajjud... Maka muntahkan amunisi malam ini... Kita harus bisa... Harapan masih ada...

Sumber : http://nowilkirin.blogspot.com/
· · Bagikan · Hapus

    • Boejang Desa assalamu'alaikum mas ustadz gmn kbrny mas saklrg sht kl sht y skr alhmdllh sm q sklrg jg sht,o y mas q trhru bngt ykn ma
      13 Februari jam 21:16 · · 1 orangMemuat...

    • Mahfud Sonata Wa'alaikumsalam Wr Wb,Alkhamdulillah aku jg kluarga sehat,smoga dirimu jg demikian juga...
      Mas Malixs jg jempolnya semua...selamat malam....

      13 Februari jam 21:21 · · 1 orangMemuat...

    • Great'Soul Aji
      ‎.
      Saat gelap malam memelukku
      Derai hujan dan angin yang berpadu
      Menyertai sang malam
      Dengan alunan musik yang merdu
      ...
      Tak ku rasa larutnya malam
      Dengan perlahan memaksaku
      'Tuk mendengar dan memandang
      Dan menulis nyanyian alam

      Andaikan hidup ini
      Tiada keluh tiada derita
      Hanya alunan musik manusia
      Walau hanya senyum dan salam

      Andaikan hidup ini
      Tiada budak dan penguasa
      Biarkanlah kebersamaan
      Meresap dalam kalbu
      Seperti siul angin dan hujan
      Dengaralah sapa malam

      sugeng ndalu MAS
      Lihat Selengkapnya

      13 Februari jam 21:28 · · 1 orangMemuat...

    • Mahfud Sonata Alkhamdulillah Mas Aji jg Dafa smoga sehat selalu Mas...sugeng ndalu ugi...matur nuwun...
      13 Februari jam 21:32 · · 1 orangMemuat...

    • Great'Soul Aji SEMUA DALAM KEADAAN SEHAT ALHAMDULILLAH ... AMIN...
      MKASIH ..

      ~♥~ SAPA SANG MALAM ~♥~ BEGITU INDAH.. DAH MENYENTUH.. MEMBUAT KITA HARUS INTROSPEKSI YA MAS..

      13 Februari jam 21:42 · · 2 orangMemuat...

    • Boejang Desa mksh y mas aji jmpl_ny
      13 Februari jam 21:56 · · 1 orangMemuat...

    • Mahfud Sonata betul Mas Aji...Daffa dah besar ya Mas...kapan ya...aku bisa njiwel biar nangis,terus minta gendong ke aku..hehee....
      13 Februari jam 22:01 · · 1 orangMemuat...

    • Great'Soul Aji Mojang: sama2.. lam kenal
      MAS: Daffa .. sekarang tidurnya dah minger2.. hehe.. sudah drawasi.. bila lepas dari perhatian..
      Daffa mau digendong siapa saja..

      13 Februari jam 22:10 ·

    • Mahfud Sonata Daffa dah besar ya Mas...tu ya extra pengawasan Mas...doaku smoga Daffa shat selalu jg Ibunya...Amin...
      13 Februari jam 22:24 · · 2 orangMemuat...

    • Great'Soul Aji amin..
      13 Februari jam 22:31 ·

    • Boejang Desa lam knl jg mas aji,y btl jg tu kt gus udin smg klrg mas sht sll y mas
      14 Februari jam 18:22 ·


  • Tekan Shift+Enter untuk memulai baris baru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar